Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Mata Air Lereng Semeru

Posted by Badrut Tamam on Jul 22, '08 3:26 AM for everyone

BATAM - GERBANG MENUJU PENYENGAT

Bismillahirrahmanirrahiim

Lantaran sebuah hal, akhirnya saya berkesempatan menyinggahi Batam, salah satu pulau terluar berjuluk pulau kalajengking “the scorpion island”, pulau penting yang terletak diantara gugusan pulau di semenanjung riau yang mempunyai nilai strategis khususnya karena berada dalam lingkar kawasan segitiga emas sijori atau the golden triangle diantara singapura, johor dan riau. Dekatnya Batam ke Singapura bisa disaksikan dari arah utara kantor pos kota batam, dari sana jika cuaca cerah kita bisa melihat bangunan – bangunan tinggi pencakar langit negeri singapura dengan World Trade Centre –nya yang megah.  

peta-jalur-batam-ke-penyengat.jpg

Batam terkesan banyak berkiblat kepada singapura dengan ciri bangunan “Rafflesianya” namun yang menarik di jalan – jalan utama kota kita masih bisa menemukan plang nama jalan yang ditulis secara berganda yakni akrasa latin yang bersanding dengan aksara arab seperti pada jalan laksamana bintan, Jalan Raja Haji Fisabilillah dan sebagainya, tempat-tempat umumpun banyak menggunakan nama khas melayu seperti stadion Tumenggung Abdul Djamal di muka kuning atau bandara Hang Nadim di sekupang. Citra batam sebagai ranah melayu tidaklah mudah untuk dihapuskan meski putaran zaman telah menunjukkan jarum millennia.

mesjid-raya-batam-centre-malam-hari.jpg

Bagi saya yang tinggal di batam centre kerapkali terbersit kerinduan untuk sejenak melabuhkan ruhani di masjid raya batam center, untungnya dari my mart carnavall mall jaraknya lumayan dekat sehingga cukup ditempuh dengan berjalan kaki. Terdapat daya tarik tersendiri pada bangunan masjid nan megah bercorak arsitektur khas melayu itu, atapnya berbentuk limas atau tumpang bertingkat yang terbuat dari kayu pilihan berwarna kecoklatan, di dalam masjid terdapat pula kotak amal berjalan terbuat dari bilah kayu berukir yang merupakan miniatur masjid yang unik. Pada sisi belakang masjid terdapat pelataran luas dan asri berhiaskan aneka rumpun bunga lokal yang diapit oleh pilar – pilar pancang bertudung lentera penerang taman nan indah, tersedia koridor panjang yang khusus menghubungkan kedua sisi masjid yang dilengkapi dengan sebuah Taman Air Mancur sehingga Masjid ini menjadi tempat yang menyenangkan untuk beribadah, beristirahat dan berwisata bersama keluarga.

sisi-lain-masjid-raya-batam-centre.jpg

Dari sana kita bisa menatap sekeliling batam centre dengan leluasa, di sisi sebelah timur masjid terdapat sebuah kompleks bangunan asrama haji dan ketika selintas pandangan bergeser ke sebelah utara kita dapat menikmati bentang indah panorama teluk batam center yang dibangun secara khusus sebagai gerbang pelayaran internasional menggantikan pelabuhan batu ampar. 

Tidak sedikit yang menjuluki batam sebagai pulau habibie karena secara historis batam menggeliat bangkit berkat langkah inovatif BJ Habibie yang saat itu menjabat sebagai Menristek dengan membentuk Badan Otorita Batam yang salah satu programnya adalah pengembangan kawasan padat industri di Muka Kuning serta proyek pembangunan jembatan barelang yang monumental dengan menghubungkan Batam (setoko – nipah), Rempang (rempang – galang), Galang (galang – galang baru).

 jembatan-raja-haji-fisabilillah-hubungkan-batam-rempang-galang-barelang.jpg

Kedua Proyek Mercusuar yang sarat kontroversi itu juga banyak diakui sebagai langkah percepatan pembangunan batam di multi sektor ; industri, perdagangan, kelautan dan pariwisata, namun disisi lain para karyawan badan otorita batam tak ubahnya tuan – tuan tanah yang memiliki otoritas berlebih atas kawasan tertentu dan juga mengantongi ijin  penertiban atas hunian – hunian liar yang tumbuh silih berganti. Otoritas itulah yang pada akhirnya berubah bentuk sebagai legalitas untuk memungut upeti dan menebalkan kantong – kantong pribadi.

Kegundahan itulah yang mendorong saya untuk mengabadikannya dalam rangkaian kata berikut ini :

Lorong dan gang-gang gelap, seberkas warna memerah dikala senja
Tertumpah ruah disana ..
Pendatang liar yang hidupnya terlantar, sebagai buruh-buruh liar…..
penghuni rumah-rumah liar
yang belum lagi merdeka dari pungutan – pungutan liar
Selalu saja tumbuh belukar disetiap ladang peradaban
Selalu menitis sang fir’aun di hati para pemuja kekuasaan
kelak ia akan menemui akhir yang fana
seperti taman gantung ajaib negeri babilonia
luluh lantak di makan usia … tiada bersisa

(Gaffas - Batam - 2001)

Sayangnya persinggahan di pulau batam kemudian berakhir sebelum saya sempat menyinggahi sebuah pulau kecil bersejarah yang terletak di Pulau Bintan. Pulau itu bernama Penyengat, gerbang utama untuk mengulas balik sejarah kejayaan Kesultanan Melayu Riau yang pernah berdaulat di semenanjung malaka.  Di Pulau itulah raja-raja melayu riau dimakamkan diatas pusara engku putri bernisan pualam bertuliskan syair dan hikayat penuh hikmah yang terkenal sebagai gurindam dua belas.

Perjalanan menuju penyengat bisa diawali dari batam dengan menempuh rute telaga punggur – tanjung pinang dengan menggunakan kapal wisata dan speed boat, perjalanan berlanjut dengan menumpang speed boat atau sampan menuju pulau penyengat, disanalah terdapat jejak keemasan peradaban melayu di semenanjung malaka dan nusantara yang memainkan peran penting bagi perjalanan syiar Islam di asia tenggara.

Demikianlah catatan tentang batam sebagai gerbang menuju pulau penyengat, gerbang untuk menelusuri jejak syiar islam yang terpancar hingga ke semenanjung malaka dan persada nusantara. Semoga Bermanfaat ...Wallahua'lam

(Ditulis oleh : Badrut Tamam Gaffas)

Terpilih sebagai salah satu artikel wisata di Melayu Online.com

Special Promo : Kerja Keras Adalah Energi Kita

26 CommentsChronological   Reverse   Threaded
utara19 wrote on Jul 22, '08
tulisan yang sangat menarik
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08, edited on Jul 22, '08
utara19 said
tulisan yang sangat menarik
Kalau ditambahkan tulisan tentang bintan insyaalah lebih lengkap
pomponk wrote on Jul 22, '08
jadi pengen ke batam, makasih info nya pak
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
pomponk said
jadi pengen ke batam, makasih info nya pak
jangan lupa juga ke pulau penyengat
sy merasa sayang krn tiba-tiba harus balik ke jawa sebelum sempat menyinggahi pulau penyengat...ya mungkin lain kali
nagabonar1 wrote on Jul 22, '08
aku pernah sekali kebatam itu pun cuman transit jadi ngak sempat mao jalan2 cuman di pelabuhan doang,,tapi mahal2 bang yah,,
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
aku pernah sekali kebatam itu pun cuman transit jadi ngak sempat mao jalan2 cuman di pelabuhan doang,,tapi mahal2 bang yah,,
namanya juga transit, pasti dikirain turis
wah gus pur berubah jadi muda nih...
bulanbintang5308 wrote on Jul 22, '08
trimakasih dah bagi2 info mas..selalu di tunggu tulisan2 yang menghadirkan semangat..makasih
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
tulisan2 yang menghadirkan semangat
tulisan bulan juga eksploratif dan memberi inspirasi bagi kita yang membacanya...teruslah berkarya saudariku
nagabonar1 wrote on Jul 22, '08
namanya juga transit, pasti dikirain turis
wah gus pur berubah jadi muda nih...
hemm,,repot deh jadi gus dur wakakaakaka
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
repot deh jadi gus dur
Gus Pur jadi Gus Dur...terus apa kata dunia ..he..he
ngomong-ngomong sudah berapa kali ya Gus Dur ke Batam
nagabonar1 wrote on Jul 22, '08
Gus Pur jadi Gus Dur...terus apa kata dunia ..he..he
ngomong-ngomong sudah berapa kali ya Gus Dur ke Batam
cuman sekali ,,itu juga transit dari jambi mao ke tanjung balai,,so dipelabuhan doang..abng asli man neh?
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08, edited on Jul 22, '08
abng asli man neh?
asli jawa timur gus, tepatnya lumajang...itu daerah di lereng semeru
oh..iya kirain gus pur dari jombang ternyata dari medan...nagabonar dong?
nagabonar1 wrote on Jul 22, '08
asli jawa timur gus, tepatnya lumajang...itu daerah di lereng semeru
oh..iya kirain gus pur dari jombang ternyata dari medan...nagabonar dong?
heheheheh sudah kubilang sama kau bujang tak usah bertempur
bertempur jugag kau
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
heheheheh sudah kubilang sama kau bujang tak usah bertempur
bertempur jugag kau
mati dong...dimakan rayaplah kau...
wah bagian yang ini bisa membuat kita mengingat kematian yang unpredictable
nagabonar1 wrote on Jul 22, '08
mati dong...dimakan rayaplah kau...
wah bagian yang ini bisa membuat kita mengingat kematian yang unpredictable
yapp tapi apakah ada manusia yang benar2 berkrakter seperti nagabonar? heheheh cuman mao tahu
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08, edited on Jul 22, '08
tapi apakah ada manusia yang benar2 berkrakter seperti nagabonar? heheheh cuman mao tahu
pertanyaannya kayaknya perlu dibalik nih, naga bonar yang sebenarnya ada apa ndak atau sekedar karakter rekaan, kalau karakter rekaan berarti deddy mizwar itulah salah satu yang berhasil menjadi karakter nagabonar dan kita terinspirasi dari cara bung deddy mizwar memerankannya.
nagabonar1 wrote on Jul 22, '08
pertanyaannya kayaknya perlu dibalik nih, naga bonar yang sebenarnya ada apa ndak atau sekedar karakter rekaan, kalau karakter rekaan berarti deddy mizwar itulah salah satu yang berhasil menjadi karakter nagabonar dan kita terinspirasi dari cara bung deddy mizwar memerankannya.
dari lubuk pakan sampai kemedan semua orang kenal siapa naga bonar..
bukan kah itu satu petunjuk ,,naga bonar memang wujud,,atau kewujudan nyah cuman di tv? ...( aduuhh bangg di MP abang aku ngomong naga bonar.. di MP KU.kita.bahasin gusdur,,ada apa yah,, kok jadi repot )
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
dari lubuk pakan sampai kemedan semua orang kenal siapa naga bonar..
itu pernyataan yang sebenarnya ada dan bisa dibuktikan atau hanya script skenario itu saya tidak tahu...kayaknya fiksi tidak seperti Gus Dur yang memang nyata ada...
nagabonar1 wrote on Jul 22, '08
itu pernyataan yang sebenarnya ada dan bisa dibuktikan atau hanya script skenario itu saya tidak tahu...kayaknya fiksi tidak seperti Gus Dur yang memang nyata ada...
okk lah bang tak tingalin dulu www.sholatmaghrib,com
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
okk lah bang tak tingalin dulu www.sholatmaghrib,com
buruannnn...jangan sampai telat...
munama wrote on Jul 22, '08
artikel anda bagus banget mas...wartawan ya?

join grup kepulauan riau ya :)

ditunggu partisipasinya
badruttamamgaffas wrote on Jul 22, '08
munama said
oin grup kepulauan riau ya :)

ditunggu partisipasinya
Trims atas ajakannya...
inndi wrote on Jul 22, '08
artikelnya bagus bagus bangets.. jadi kangen Batam.. jadi pengen balik Batam lagi... :)
utara19 wrote on Jul 22, '08
Kalau ditambahkan tulisan tentang bintan insyaalah lebih lengkap
InsyaAllah om..
saya ada novel judulnya Tersandung Bulan di Pulau Bintan..
novel ini mau saya arahkan mengankat tentang pulau Bintan..
tinggal 10% lagi kok :D

makasih ya sebelumnya untuk gambarnya
padanghijau wrote on Jul 22, '08
wah.. subhanallah.. jadi pengen kesana. Menjejakkan kaki di bumi Allah yg laenn.. ini lebih hijau juga kayaknya..:-) salam kenal
ulihape wrote on Jul 22, '08
ck..ck..mas tamam ok bgt gaya tulisannya...
Add a Comment